Thursday, 18 April 2013

THORIQOH ALAWIYAH

Posted by PESANTREN KAMPOENG " JANTIKO MANTAB " BOJONEGORO On 22:52 No comments


Thoriqoh Alawiyah berbeda dengan thoriqoh-thoriqoh sufiyah pada umumnya. Perbedaan itu terletak pada prakteknya yang tidak menekankan segi riyadhoh (olah ruhani) yang berat, melainkan lebih menekankan pada amal, akhlaq, serta beberapa wirid yang ringan. Sehingga wirid dan dzikir tersebut dapat dilakukan oleh siapapun meskipun tanpa dibimbing oleh seorang mursyid.

Ada dua wirid ...yang diajarkan dalam thoriqoh Alawiyah, yakni: ratib Al Lathif dan Ratib Al Haddad serta beberapa Ratib lainnya seperti Ratib Alaydrus. Juga dapat dikatakan bahwa thoriqoh ini adalah jalan tengah antara thoriqoh Syadziliyah dan thoriqoh Ghazaliyah.

Thoriqoh ini berasal dari Hadhramaut, Yaman Selatan dan tersebar hingga Afrika, India, dan Asia Tenggara (termasuk Indonesia. Thoriqoh ini didirikan oleh Imam Ahmad bin Isa Al Muhajir, seorang tokoh sufi terkemuka dari Hadhramaut. Al Imam Al faqih Al Muqodam Muhammad bin Ali Ba’alawi juga merupakan tokoh kunci dalam thoriqoh ini. Dalam perkembangannyakemudian, thoriqoh ini juga disebut thoriqoh Haddadiyah yang dinisbatkan kepada Al Habib Abdullah Bin Alwy Al Haddad, Attasiyah yang dinisbatkan kepada Al Habib Umar bin Abdurrahman Al Attas, disebut juga thoriqoh Idrusiyah yang dinisbatkan kepada Habib Abdulah bin Abi Bakar Al Aydrus, selaku generasi penerus. Sementara nama “Alawiyah” berasal dari Imam Alawi bin Ubaidillah bin Ahmad Al Muhajjir.

Athoriqoh Alawiyah secara umum adalah thoriqoh yang dikaitkan dengan kaum alawiyyin atau lebih dikenal sebagai sa’adah atau kaum Sayyid, keturunan Nabi Muhammad SAW yang merupakan lapisan paling atas dalam strata masyrakat Hadhrami. Karena itu, pada masa-masa awal thoriqoh ini didirikan, pengikut thoriqoh ini kebanyakan dari kaum sayyid di Hadhramaut. Dikenal pula sebagai thoriqotul abak wal ajdad, karena mata rantai silsilah yang turun temurun dari kakek ke ayah dan dilanjutkan kepada anak-anak mereka dan setelah itu diikuti oleh berbagai golongan masyarakat muslim lain dan non Hadhrami.

0 comments:

Post a Comment

"YANG ANTI TAHLILAN,TAWASSUL,MAULID DILARANG KOMENTAR

Site search

    Yang Silaturohmi Kesini

    Radio Sarkub

    Radio Sarkub

    Get the Flash Player to see this player.